Neymar Dibebankan Publik Untuk Menjuarai Piala Dunia

 

logo piala dunia 2014Bukanlah hal yang aneh jika Neymar Da Silva dibebankan oleh publik untuk membawa Brasil menjuarai Piala Dunia dinegaranya sendiri, itu merupakan sebuah anggapan yang keliru bagi sang legenda hidup Brasil, Pele.

Maestro si kulit bundar yang punya nama lahir Edson Arantes do Nascimento merasa tekanan dan ekspektasi besar takkan hanya dirasakan Neymar seorang, tapi juga segenap skuad Seleção.
 
Meski begitu, status rising-star yang disandang Neymar dianggap menarik beban lebih besar untuk dirinya sendiri. Namun Pelé tak cemas lantaran meyakini, dengan perantauan Neymar ke panggung Eropa bersama Barcelona, bakal mengisi pengalaman dan kematangan bermainnya.
 
“Neymar pemain hebat. Saya mengenalnya dengan baik karena dia pernah bermain untuk Santos dan putra saya juga pernah jadi kiper di sana, serta melatih tim muda. Tekanan memang ada. Tapi yang terpenting adalah dia bermain untuk Barcelona dan fakta bahwa dia meninggalkan Brasil, mengartikan bahwa dia menggali pengalaman,” ujar Pelé yang tengah berada di Paris City Hall.
 
“Di Eropa, situasinya lebih sulit tapi akan jadi pengalaman hebat buatnya meninggalkan Brasil. Enam bulan pertama jadi kesempatan yang bagus buatnya. Jadi, dia akan pulang ke Brasil dengan banyak pengalaman. Namun tekanan tak hanya ada pada Neymar, tapi juga keseluruhan tim Brasil,” imbuhnya, seperti Agen Bola Terpercaya, Selasa (11/3/2014).
 
Tahun ini, akan jadi yang kedua kalinya negeri penghasil kopi terbesar dunia itu akan menggelar pesta sepakbola sedunia, sejak 1950. Antusiasme publik Brasil sudah menggelora sejak lama, lantaran sudah lama memimpikan kemenangan trofi Piala Dunia di negeri sendiri.
 
“Berat buat ekspektasi tim karena Brasil punya sejarah sepakbola yang sesungguhnya. Pertama kali Piala Dunia digelar di Brasil, kami kalah melawan Uruguay (di final), jadi orang-orang Brasil masih mengingatnya,” lanjut Pelé.
 
Catatan kelam Brasil juga tak hanya melibatkan Uruguay, melainkan juga Prancis. Pelé berharap Brasil bisa bersua tim Ayam Jantan di partai puncak, guna menjalani revans yang lebih “afdhol”, usai tiga kali keok di perhelatan serupa pada tiga kesempatan terakhir.
 
“Akan jadi kesempatan kami untuk balas dendam. Saya berharap partai final menyajikan Prancis dan Brasil dan saya ingin sekali mereka mengalahkan Prancis. Karena Prancis mengalahkan Brasil tiga kali di Piala Dunia,” tuntasnya.